Adakah Efek Samping Susu SGM BBLR? Inilah Jawaban Logisnya

Tidak jarang ditemukan kasus BBLR yang mengganggu sistem dan fungsi tubuh bayi. Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan. Dokter akan menganjurkan pemberian susu formula BBLR. Salah satu yang direkomendasikan adalah susu SGM BBLR. Lalu, apakah ada efek samping susu SGM BBLR? Anda harus mengetahuinya agar bisa mengatasinya dengan baik.

Anjuran Mengonsumsi Susu SGM BBLR

Kasus bayi lahir dengan berat badan rendah tidaklah jarang. Awalnya, kasus BBLR ini punya berbagai penyebab, di antaranya adalah pemenuhan gizi ibu hamil yang tidak normal, bayi lahir prematur, terjadi komplikasi kehamilan, jarak kelahiran yang berdekatan dengan anak sebelumnya, kondisi kesehatan ibu yang tidak prima, dan usia ibu yang terlalu muda yaitu di bawah 21 tahun.

Berbagai kondisi yang menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah haruslah dipahami.. Anda bisa menghindarinya demi bayi lahir sehat. Lain halnya ketika kasus BBLR sudah terlanjur terjadi. Anda harus segera mengatasinya dengan memberikan asupan nutrisi tambahan demi peningkatan berat badan bayi menjadi normal dan mendukung pengoptimalan fungsi tubuh.

Dalam mengonsumsi susu khusus BBLR tersebut, Anda harus memperhatikan anjuran dokter. Saran dari dokter akan diperoleh saat pemeriksaan pertama sesaat setelah bayi lahir. Kondisi bayi yang mengalami BBLR akan segera ditangani. Untuk bayi lahir prematur, akan diberikan di inkubator terlebih dahulu. Untuk bayi normal dengan berat badan kurang, bisa langsung ditangani.

Penanganan yang dimaksud adalah dengan memberikan asupan gizi agar berat badannya normal. Peningkatan berat badan melalui susu BBLR dianjurkan sejak bayi lahir sampai usianya menginjak 6 bulan. Susu SGM BBLR adalah salah satu produk yang direkomendasikan karena kaya nutrisi dan manfaat.

Setelah pemberian asupan tambahan di samping pemberian ASI, pantaulah berat badan bayi apakah sudah mengalami peningkatan atau belum. Apakah sudah normal atau belum. Melalui pemantauan tersebut, Anda akan mengetahui berat badan si kecil sesuai dengan usianya. mengenai efek samping susu SGM BBLR, belum tentu ditemukan pada setiap bayi.

Secara umum, tidak ada efek samping yang ditemukan. Akan tetapi, lain halnya dengan bayi yang mempunyai alergi pada susu sapi. Reaksi alergi berupa mual, muntah, dan diare bisa saja terjadi karena kandungan protein susu sapi yang terlalu tinggi. Solusinya, Anda dapat memberikan susu soya yang lebih aman untuk bayi.

Efek Samping Memberikan Susu BBLR Berkepanjangan

Sebenarnya, mengonsumsi susu formula sejak bayi baru lahir perlu mendapat saran khusus dari dokter. Asupan nutrisi terbaik untuk bayi tentu saja adalah ASI. Anda harus memberikan ASI secara rutin dalam porsi yang cukup disertai dengan pemberian susu BBLR dengan formula gizi khusus untuk mengoptimalkan berat badan bayi sampai normal.

Susu BBLR juga mampu meningkatkan fungsi tubuh agar sama seperti bayi yang lahir dengan berat badan normal. Untuk mendapatkan berbagai keuntungan tersebut, tentu bayi harus mengonsumsi susu BBLR dengan rutin sampai usia 6 bulan sesuai anjuran.

Lalu, bagaimanakah jika berat badan bayi belum mengalami kenaikan sampai normal atau belum stabil? Apakah boleh mengonsumsi susu BBLR dalam jangka panjang? Kondisi ini perlu dikonsultasikan dengan dokter agar diperiksa juga bagaimana kondisi bayi sebenarnya.

Dalam penanganan lanjutan, umumnya terdapat saran mengonsumsi susu BBLR sampai usia 2 tahun dengan disertai asupan MPASI. Mengenai efek sampingnya, tidak ada hal lain selain reaksi alergi dari bayi pada susu sapi. Jika ada alergi, maka diganti dengan susu soya.

Efek samping susu SGM BBLR sangat perlu diperhatikan. Reaksi alergi bisa menjadi efek sampingnya jika bayi memang alergi dengan susu sapi. Kondisi ini harus dikonsultasikan dengan dokter. Orami siap menyediakan susu SGM BBLR dalam berbagai ukuran kemasan. Info harga dan keterangan produk sudah diberikan. Jenis susu soya juga sudah tersedia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *